MUKADIMAH
Sudah banyak sekali artikel di media elektronik yang membahas tentang pemilu. Artikel ini pun demikian. Mungkin juga artikel ini lebih menyebalkan karena hanya hanya berisi woro-woro yang bersifat redundancy ditambah dengan misuh-misuh yang menohok.
lantas untuk apa membaca tulisan ini?
Saya percaya setiap penulis memiliki pandangannya sendiri dalam membahas suatu masalah. meskipun sama-sama misuh-misuh tapi cara menyampaikannya berbeda :D. Atau mungkin memang tidak perlu dibaca. kalau memang demikian, silakan gerakkan kursor ke bagian kanan atas dan klik tombol X. Tetapi, jika urung niat untuk pindah channel, yuk kita arungi wacana ini bersama.
CHAPTER I WORO-WORO
Sebelum saya berbicara panjang lebar, ada baiknya menyimak woro-woro pemilu berikut ini.
Mark this date on your callendar!
Pemilu Legislatif : 9 April 2014
Pemilu Presiden : 9 Juli 2014
Participants:
Partai Nasdem
Partai Kebangkitan Bangsa
Partai Keadilan Sejahtera
Partai Demokrasi Indonesia
Partai Golongan Karya
Partai Gerakan Indonesia Raya
Partai Demokrat
Partai Amanat Nasional
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Hati Nurani Rakyat
Partai Damai Aceh
Partai Nasional Aceh
Partai Aceh
Partai Bulan Bintang
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
Sumber: http://www.pemilu.com/
CHAPTER II MISUH-MISUH
Perlu diingat, segala yang saya tulis disini merupakan opini pribadi dan tidak ada maksud mengajak, menyebar fitnah, membalas dendam atau berkampanye. Saya juga tidak akan membantah apabila ada yang menganggap tulisan saya merupakan bentuk pemecahan masalah tanpa solusi. Judulnya saja sudah misuh-misuh.
White Group
Katanya kalau gak milih gak boleh protes. Lho! Saya kan bayar pajak :( boleh dong minta pertanggungjawabannya. pertanyaanya mana yang lebih pantas protes? yang tidak bayar pajak tapi memilih atau yang tidak memilih tapi bayar pajak?
Tidak Memilih Adalah Sikap
contoh praktisnya adalah ketika saya sedang mengalami dinamika romansa dengan pacar saya atau dengan kata lain sedang marahan. Pilihan apapun yang saya berikan kepadanya tidak akan dijawab. "mau makan atau pulang saja?" pasti dijawab dengan kesunyian hampa udara. Diam tersebut merupakan sikap bahwa pilihan apapun yang saya berikan sudah tidak relevan dengan kondisi saat itu. Hal yang utama dan penting adalah menyelesaikan masalah utamanya bukan menentukan pilihan dan mencari masalah baru. Jika tidak dipecahkan dulu maslahnya, apapun pilihannya, sang pacar pun akan tetap ngambeg. #curcol
Sistem Partai
Untuk jadi Caleg atau Capres perlu "modal" #rahasiaumum #titipanpengusaha
Politik Uang
Hayo! berapa banyak tukang becak yang pakai kaos partai? #rahasiaumum
Performance
Sudah berapa anggota DPR sih yang tersandung kasus korupsi? ketahuan tidur? berbuat tidak senonoh? #capedeh
Track Record
Tahun ini muncul istilah baru yakni caleg cabe-cabean. Entah apa maksudnya itu. Tapi jelas bahwa dari awal kredibilitas dan track record caleg sudah dipertanyakan :( #entahharusbagaimana
Sebenarnya masih ingin saya bertutur keluh kesah. Apa daya waktu jua yang memisahkan kita. Semoga yang terbaik untuk kita semua. May the odds be ever in your favor.
Author : David Judha
No comments:
Post a Comment